Kunjungan Kerja Menparekraf/Kabaparekraf di 4 Kabupaten/Kota di Madura

Rangkaian Kegiatan Kunjungan Kerja Menparekraf/Kabaparekraf di 4 Kabupaten/Kota di Madura, Jum’at, 1 April 2022

I. Jum’at, 1 April 2022, pukul 09.00 – 10.00, Silaturahmi dan Pengarahan Menparekraf di Universitas Trunojoyo, Bangkalan Madura dengan tema Pengembangan Kawasan Wisata Halal di Bangkalan.

II. Jum’at, 1 April 2022, pukul 13.30 – 15.30,  Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Madura Raya, bertempat di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep.

III. Jum’at, 1 April 2022, pukul 19.00 – 20.30,  Pelaksanaan kegiatan Peninjauan Agrowisata Kampung Milon Napote,Kab.Sampang

Pelaksanaan masing2 kegiatan dapat kami laporkan sebagai berikut :

✅ Kegiatan ini dilaksanakan mengikuti protokol CHSE yang ketat sebelum kegiatan berlangsung dan menggunakan masker.

I. Jum’at, 1 April 2022, pukul 09.00 – 10.00, Silaturahmi dan Pengarahan Menparekraf di Universitas Trunojoyo, Bangkalan Madura dengan tema Pengembangan Kawasan Wisata Halal di Bangkalan.

✅ Kegiatan ini dihadiri oleh:
-Bapak Sandiaga S Uno, Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf;
-Bapak Abdul Latif Amin Imron , Bupati Bangkalan;
-Bapak Muh Syarif, Rektor UTM;
-Bapak Panji Gurnadi, Staf Khusus Menteri Bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Strategis dan Prioritas;
-Bapak Brigjen Ario Prawiseso, Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan   Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis;
-Ibu Masruroh, Direktur MICE;
-Ibu Dewi Hendriyani, Kepala Biro Komumikasi Publik;
-Bapak Muhammad Amin, Direktur Musik, Film, dan Animasi.

✅ Adapun Rangkaian acara adalah :
1️⃣ Acara diawali dengan prosesi seremonial, menyanyikan lagu Indonesia raya yg diikuti oleh seluruh peserta, pembacaan doa, dan sambutan-sambutan
2️⃣ Sesi Sambutan dan Pembukaan :
🔸Rektor Universitas Trunojoyo, Bapak Muh Syarif :
Pada sambutan sekaligus paparannya, Beliau menyampaikan bahwa ada banyak potensi SDA & non SDA di Kabupupaten Bangkalan untuk mendukung wisata halal. Selain itu, UTM sudah melaksanakan Branding Bangkalan sebagai Kota Dzikir dan Sholawat. Beliau juga melaporkan bahwa permintaan dan kebutuhan wisata halal semakin meningkat, dan telah membangun Halal Center di UTM.

🔸Sambutan oleh Bupati Bangkalan, Bapak Abdul Latif Amin Imron :
Beliau menyampaikan bahwa pihaknya merasa senang mendapat dukungan langsung dari Menparekraf dan melaporkan rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) yang menjadi Program Prioritas Provinsi Jawa Timur.

🔸Sambutan oleh Menparekraf/Kabaparekraf :
Pada paparannya, Beliau menyampaikan bahwa masih banyak mispresepsi terhadap wisata halal, bahwa wisata halal bukan mengubah objek wisata menjadi halal, melainkan penyediaan makanan halal di restoran, kesediaan tempat beribadah, juga kehalalan terkait kesehatan dan kebersohan. Konsep wisata halal berfokus pada layanan tambahan dengan mengusung tiga konsep, yaitu Need to have, Good to have dan Nice to Have.
Beliau juga menyampaikan bahwa Kemenparekraf bekerjasama dengan dinas setempat akan secara konkrit menghadirkan inovasi-inovasi agar Kabupaten Bangkalan dan Madura Raya dapat mengembangkan Pariwisata berbasis Halal.

II.Jum’at, 1 April 2022, pukul 13.30 – 15.30,  Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Madura Raya, bertempat di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep.

✅ Kegiatan ini dihadiri oleh:
-Bapak Sandiaga S Uno, Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf;
-Panji Gurnadi, Staf Khusus Menteri Bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Strategis dan Prioritas;
-Brigjen Ario Prawiseso, Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan   Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis;
-Ibu Masruroh, Direktur Pertemuan,Insentif, Konvensi dan Pameran;
-Bapak Syaifullah, Direktur Aplikasi, Permainan, TV dan Radio;
-Bapak I Made Dodi Narindra, Koordinator Musik,Fesyen, Permainan, Seni Rupa dan Seni Pertunjukan;
-Ibu Eni Komiarti, Koordinator Promosi dan Publikasi MICE
-Perwakilan dari Bidang Promosi dan Publikasi;Dit.MICE
-50 Orang peserta yang terdiri dari unsur Pemerintahan dan Kiyai dari berbagai Pondok Pesantren di Madura.

✅ Rangkaian acara :
1️⃣ Acara diawali dengan mengunjungi rumah pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien yang berada di pondok putra, dan dilanjutkan dengan mengunjungi pameran UMKM yang dibuat oleh para santri Pondok Pesantren Puteri Al-Amien, menyanyikan lagu Indonesia raya yg diikuti oleh seluruh peserta, dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran serta seremonial pembukaan.

2️⃣Sesi Sambutan dan Pembukaan :
🔸Sambutan dari Pimpinan dan Pengasuh Pondok pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA :
melalui pertemuan dan diskusi ini, kami mengharapkan para ulama dan tokoh madura dapat memberikan sumbangsih pemikiran tentang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkemajuan dan modern tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai agama islam di Madura

🔸Sambutan dari Bupati Sumenep, Bapak H. Fauzi :
Pariwisata yang ada di Madura ini tidak kalah bagus dari Dearah-daerah lain, beberapa Potensi pariwisata yang ada di Sumenep contohnya seperti pulau gili genting dengan oksigen terbersih se indonesia, pulau Gili Labak yang tidak kalah dengan Raja Ampat, pantai Sembilan dan Kraton Sumenep yang umurnya lebih dari 200 tahun.

🔸Sambutan dari Menparekraf/Kabaparekraf, Bapak Sandiaga S Uno :
-Kami hadir di Pesantren Al-Amien ini sebagai landasan daripada pengembangan wisata halal. karena parawisata halal yang paling berpotensi ada di Madura
-setiap tahun ada 11 Milyar US Dolar devisa yang hilang karena 2 juta masyarakat Indonesia yang berwisata religi diluar negeri. Ini yang bisa diarahkan untuk berwisata di Madura Raya,
-Saya mengajak para kiai untuk mengelola pesantren dan mendorong gerakan santri digital entrepreneurship. Saya juga mengajak kita semua di sini untuk terus bersinergi karena santri-santri kita adalah masa depan bangsa, ada 5 juta santri dan 28 ribu lebih jumlah pesantren di Indonesia
-Mari kita kembangkan pariwisata yang islami, indonesiawi dan madurawi,sebagaimana saran para kiai dan alim ulama disini.
-Kami akan rancang sebagai tatanan ekonomi baru pasca pandemi untuk membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja selain juga mendorong agar protokol kesehatan diberlakukan secara ketat dan disiplin serta mempercepat program vaksinasi.

III.Jum’at, 1 April 2022, pukul 19.00 – 20.30,  Pelaksanaan kegiatan Peninjauan Agrowisata Kampung Milon Napote,Kab.Sampang

✅ Kegiatan ini dihadiri oleh:
-Bapak Sandiaga S Uno, Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf;
-Panji Gurnadi, Staf Khusus Menteri Bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Strategis dan Prioritas;
-Brigjen Ario Prawiseso, Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan   Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis;
-Bapak Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur
-Ibu Masruroh, Direktur Pertemuan,Insentif, Konvensi dan Pameran;
-Ibu Dewi Hendriyani, Kepala Biro Komunikasi Publik;

✅ Rangkaian acara :
1️⃣ Acara diawali dengan simbolis pengalungan bunga kepada Bapak Menteri Parekraf/Baparekraf, dilanjutkan dengan menyaksikan tarian selamat datang “tari malata sato’or”, serta seremonial pembukaan.

2️⃣Sesi Sambutan dan Pembukaan :
🔸Sambutan dari Bupati Sampang, Bapak H. Slamet Junaidi :
-Pemkab Sampang telah me-launching Pantura Agrowisata Sampang (PAS) yang merupakan kombinasi dari segala potensi wisata mulai dari pertanian, perikanan, ekonomi kreatif hingga di sektor perdagangan. Pemkab juga melihat budidaya melon yang dirintis oleh Mahfud memiliki potensi untuk dijadikan sebagai Agrowisata, sehingga memberikan atensi khusus mulai dari alat produksi, pelatihan produk, packaging hingga ke pengeboran air untuk memperluas lahan yang akan ditanam melon.

-Berharap kunjungan Menparekraf pada tidak hanya mengakrabkan hubungan silaturahmi Kemenparekraf dengan Pemerintah Daerah, tapi juga memotivasi geliat bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sampang. Kunjungan kali ini menurutnya merupakan salah satu bentuk atensi dan kepedulian Menparekraf untuk melakukan pengembangan kawasan agrowisata untuk menjadi salah satu program utama Kabupaten Sampang

-Berharap kehadiran Kemenparekraf bisa memacu pembangunan Agrowisata Kampung Milon Napote seperti Master Plan yang telah direncanakan sehingga menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi Sampang yang mandiri dan eklusif

🔸Sambutan dari Menparekraf/Kabaparekraf, Bapak Sandiaga S Uno :
-Mengapresiasi keberadaan Kampung Milon Napote yang ikut menopang perekonomian dari sektor wisata. Kemenparekraf akan memperjuangkan program Agrowisata di Kampung Milon Napote untuk mendukung pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan

-Kunjungan ke desa wisata meningkat sebesar 30 persen di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontradiksi. Ini menunjukkan, walaupun dimasa Pandemi Covid-19, justru desa wisata mengalami kontradiksi sehingga pihaknya mendorong desa-desa di daerah untuk aktif mengembangkan sektor wisata yang berdampak peningkatan perekonomian di tengah masyarakat

3️⃣Peninjauan dan Peresmian Pengembangan Agrowisata Kampung Milon
– Peletakan Batu Pertama pembangunan fasilitas argowisata Kampung Milon Napote
– Dilanjutkan dengan peninjauan gelar produk dan pelatihan UMKM & EKRAF
– Diakhiri dengan launching Jajanan Napote

⚫Kesimpulan dan Saran :
Secara keseluruhan, rangkaian penyelenggaraan acara berjalan dengan baik dan lancar. Hanya saja dari segi pengaturan waktu agar dapat menyesuaikan dengan kondisi di lapangan untuk menghindari keterlambatan sehingga tidak berimbas terhadap rangkain kegiatan lain setelahnya.

Tinggalkan Balasan