Festival Danau Tempe 2021 telah dilaksanakan pada tanggal 28 November 2021 di Danau Tempe, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan.

Festival Danau Tempe merupakan merupakan agenda tahunan yang digelar dan dirangkaikan pesta ritual nelayan “Maccera’ Tappareng”(mensucikan danau). Festival tahunan ini sebagai wujud tolak bala serta rasa syukur atas hasil danau. Tahun 2021 ini adalah penyelenggaraannya yang ke 27 kali. Berbagai lomba diadakan dalam Festival Danau Tempe yang bertemakan “Bangkitkan Pariwisata Wajo dengan Semangat Yassiwajori” seperti Lomba Memancing, Lomba Perahu Hias, Lomba Kuliner dan Lomba Perahu Dayung. Ada juga peragaan busana atau fashion show dari Ana’dara Kallolona Wajo dengan memperagakan kostum sutra hasil dari salah satu desainer terkenal.

🔴 TAMU UNDANGAN
1. Bupati Kab. Wajo, Bapak Amran Mahmud
2. Wakil Bupati Kab. Wajo, Bapak Amran
3. Ketua DPRD Kab. Wajo, Bapak Andi Muhammad Alauddin Palaguna
4. Kapolres Kab. Wajo, Bapak AKBP Muhammad Islam
5. Forkopimda Kab. Wajo
6. Para Pimpinan OPD Kab. Wajo
7. Para Pimpinan Perbankan Kab. Wajo
8. Para Camat se-Kab. Wajo
9. Ketua TP PKK Kab. Wajo
10. Ketua IKA DPRD Kab. Wajo
11. Ketua Bhayangkari Kab. Wajo

🔴 RANGKAIAN ACARA

🔸 Susunan Acara pada pelaksanaan Festival Danau Tempe yang berlokasi di Danau Tempe dengan uraian acara sebagai berikut :

🔹Prolog Pembukaan oleh MC

🔹Pembacaan Doa

🔹Laporan Ketua Panitia Acara yang merupakan Kepala Disporapar Kab. Wajo, Ibu Dahniar Gaffar, yang dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Danau Tempe ini merupakan agenda tahunan yang digelar dan dirangkaikan dalam acara pesta ritual nelayan Maccera Tappareng. Tujuan Festival Danau Tempe untuk menjadikan festival ini sebagai salah satu kegiatan berskala nasional. Diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari Kemenparekraf dengan masuk sebagai event kalender pariwisata nasional. Festival Danau Tempe ini juga disebut sebagai sarana promosi dan perkenalan kepada dunia luar tentang budaya Wajo yang unik, variatif, serta memiliki nilai kultur tersendiri.

🔹Sambutan dan Ucapan Selamat Datang dari Bupati Kab. Wajo, Bapak Amran Mahmud. Dalam sambutannya menyerukan agar sektor pariwisata di Kabupaten Wajo bangkit usai terpuruk akibat pandemi COVID-19 dalam dua tahun terakhir. Bangkitnya sektor pariwisata diharapkan ikut memacu pertumbuhan ekonomi. Beliau mengatakan, semua objek wisata di Bumi Lamaddukelleng, baik itu Danau Tempe, Situs Tosora, Rumah Adat Atakkae, dan beberapa objek wisata lainnya akan dibenahi secara bertahap sehingga semua bisa berkembang. Beliau menyampaikan akan mengupayakan melaksanakan berbagai event pariwisata untuk membangkitkan kembali ekonomi di Kab. Wajo. Beliau berharap melalui festival ini mampu membangkitkan kembali kepariwisataan Wajo. Bangkitnya sektor pariwisata diharapkan ikut memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

🔹Sambutan sekaligus membuka acara secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno, secara virtual. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada para penyelenggara kegiatan khususnya Pemerintah Kabupaten Wajo, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas terselenggaranya Festival Danau Tempe. Hal ini menunjukkan adanya semangat untuk membangkitkan dan meningkatkan kembali industri pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya melalui penyelenggaraan event, sejak adanya pandemi Covid-19. Kemenparekraf akan terus mendorong pengembangan UMKM di sektor parekraf, melalui berbagai program. Harapannya dengan penyelenggaraan event ini dapat membantu pengembangan UMKM, melestarikan adat dan budaya serta mempromosikan pariwisata Kabupaten Wajo, khususnya di Danau Tempe.

🔹Penampilan Senam SKJ dan Tarian Khas Sulawesi Selatan

🔹Lomba Kuliner yang diikuti oleh ibu-ibu PKK se-Kab. Wajo

🔹Fashion Show 20 Model yang memperagakan Kostum yang terbuat dari kain Sutera

🔹Lomba Perahu Hias yang diikuti oleh perwakilan dari BUMN, BUMD, OPD, Ormas dan Organisasi Pemuda

🔹Lomba Perahu Dayung yang pesertanya terdiri dari masyarakat umum

🔹Pengumuman Pemenang Lomba dan Penyerahan Hadiah

🔹Penutupan Acara

🔴 KESIMPULAN
1. Festival Danau Tempe ini masih merupakan event bertaraf lokal yang hanya mendatangkan masyarakat setempat dan hanya seperti acara perlombaan biasa. Masih harus dikemas dengan lebih baik untuk bisa mendatangkan wisatawan yang cakupannya lebih luas.
2. Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat dilihat dengan tidak adanya tempat pembuangan sampah yang memadai sehingga banyak sampah plastik berserakan yang dibuang tidak pada tempatnya.
3. Tidak ada pengadaan layar LED sehingga hasil tapping menteri tidak bisa ditampilkan, melainkan hanya diputar melalui perangkat elektronik lalu didekatkan ke mic. Hal ini juga membuat para tamu undangan VIP yang berada di rumah terapung yang jaraknya cukup jauh dari panggung sulit untuk menyaksikan acara yang sedang berlangsung.
4. Penerapan protokol kesehatan yang kurang baik karena para pengunjung banyak yang tidak menggunakan masker dan berkerumun.

Secara keseluruhan kegiatan Festival Danau Tempe 2021 telah terlaksana dengan lancar dan aman.
Demikian laporan ini disampaikan. Terima kasih

Penyambutan kedatangan Bupati dan Para Tamu Undangan VIP, setelah itu dilanjutkan dengan Pembukaan oleh MC dan Pembacaan Doa

Laporan Ketua Panitia Acara, Ibu Dahniar Gaffa, dan Sambutan Bupati Kab. Wajo, Bapak Amran Mahmud sekaligus membuka acara dengan mengibarkan bendera tanda dimulainya perlombaan

Penampilan Senam SKJ dan Tarian Khas Sulawesi Selatan

Lomba Kuliner yang diikuti oleh ibu-ibu PKK se-Kab. Wajo

Fashion Show 20 Model yang memperagakan Kostum Sutera

Lomba Perahu Hias dan Perahu Dayung


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.