pelaksanaan kegiatan Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2021

pelaksanaan kegiatan Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2021 pelaksanaan kegiatan Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2021yang telah dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 8-12 Juni 2021, dengan rangkaian sebagai berikut:

1.) Selasa-Rabu, 8-9 Juni 2021,
Dalam dua hari ini, kegiatan masih seputar sellers anda buyers registration, sellers and buyers briefing, dan set up booth para peserta.

2.) Kamis, 10 Juni 2021,
Rangkaian kegiatan terdiri dari:
A). Rapid Antigen
B).Registrasi Sellers,Buyer dan Media
C).Sellers meet buyers offline
a) Pavilion Bali 5 DSP 25 Industri
b) Pavilion 5 DSP 54 Industri
c) Otorita Labuan Bajo, 5 Industri
d) Otorita Danau Toba, 5 Industri
e) Dinas Provimsi Kaltim
f) Peserta lainnya dari Hotel dan
Travel Agent serta Desa Wisata. Dengan target transaksi sebesar
Rp. 3,7 Triliun.

D).Rangkaian kegiatan Talkshow, Opening Ceremony dan Press Conference

📌Talkshow (15.00-16.30)
Dilaksanakan secara terbatas bertempat di auditorium Bali Internasional Convention Center (BICC), Acara didahului dengan laporan ketua komite BBTF 2021 Bapak I Ketut Ardhana, yang menyampaikan bahwa pelaksanaan BBTF ke 7 mengusung tema Exploring Sustainable and Wellness Tourism. Acara BBTF 2021 mendatangkan 145 seller dari 14 provinsi, 135 buyer nusantara dan 57 buyer internasional, yang hadir secara online maupun offline. Menyesuaikan dengan situasi pandemi ini maka event BBTF tahun ini diselenggarakan secara hybrid.

Kemudian dilanjutkan talkshow dengan para pembicara sebagai berikut:
1. Ibu Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (event), menyampaikan bahwa Bali Beyond Travel Fair (BBTF) merupakan trade show dibidang Pariwisata yang paling besar dan paling terdengar di seluruh Dunia. Tema BBTF 2021 ini sangat relevan dengan kondisi covid ini. Wisatawan Mancanegara memang penting tapi kita belum tahu kepastian bisa mendatangkan wisman, maka dari itu ayo kita galangkan strategi buat medatangkan wisatawan nusantaranya.
2. Bapak. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wakil Gubernur Bali;
3. Bapak I Ketut Ardhana, Ketua Komite BBTF 2021
4. Bapak Ida Bagus Agung Adnyana, Ketua GIPI Bali menjelaskan mengenai work from Bali yang merupakan ide dari Bapak Wagub Bali.
5. Ibu Shana Fatina, Direktur Badan Otorita Labuan Bajo mengatakan bahwa Pariwisata Labuan Bajo sama dengan Pariwisata Bali, yang mengandalkan Wisatawan Mancanegara makanya saat covid seperti ini kami di Badan Otorita Labuan Bajo harus menggunakan strategi lain agar bisa menarik Wisatawan Nusantara.

📌 Opening Ceremony
Setelah Talkshow, Bapak Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati memberikan sekaligus pembukaan event Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2021. Di dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat datang buat para delegate event BBTF di Bali, kondisi Pariwisata baik di Bali, di Labuan Bajo dan daerah lain sangat terasa sekali dampaknya akan tetapi dengan upaya pemerintah mempercepat vaksin, semoga pandemi ini semakin bisa dikendalikan dan selain itu masyarakat Bali telah sadar akan Protokol Kesehatan. Harapannya semoga bulan Juli wisatawan mancanegara ke Bali sudah dibuka. Event BBTF 2021 ini dapat menjadi role model penyelengaraan event di Bali selanjutnya. Selanjutnya melakukan pembukaan BBTF 2021 bersama tamu VIP yang hadir, di tandai dengan pemukulan lisung
Setelah event Bali Beyond Travel Fair (BBTF) Resmi dibuka tamu VIP yang hadir melakukan travex Inspection.

📌 Press Conference
Kegiatan selanjutnya adalah Press Conference dengan narasumber sbb:
1. Ibu Masruroh, Direktur Pertemuan, Konvensi, Insentif dan Pameran
2. Bapak I Ketut Ardhana, Ketua Komite BBTF 2021
3. Bapak Ida Bagus Agung Adnyana, Ketua GIPI Bali
4. Ibu Shana Fatina, Direktur Badan Otorita Labuan Bajo
Membahas cara Pariwisata Bali bertahan di masa pandemi, serta strategi yang dipakai agar bisa mendatangkan wisatawan nusatara.

3). Kamis-Jumat, 10-11 Juni 2021; Travex Online dan Offline
Rangkaian kegiatan travex BBTF 2021 berupa seller meet buyers dilakukan secara hybrid, mulai pukul 14.00-20.00 WITA. Adapun jumlah sellers yang berpartisipasi ada 145 sellers dari 14 propinsi. Sementara buyers nasional yang berpartisipasi ada 116 buyers dari 15 propinsi, serta 67 buyers internasional dari 20 negara.

4.) Jumat,11 Juni 2021; Site Visit oleh Menparekraf;
Menparekraf melakukan site visit booth pada pukul 17.30-18.30 dan melakukan dialog dengan beberapa sellers dan buyers. Setelahnya Menparekraf juga melakukan doorstop dan berharap event Bali and Beyond Travel Fair 2021 mampu menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mempromosikan destinasi wisata Indonesia baik untuk pasar domestik maupun internasional. Selain itu, Menparekraf berharap event ini dapat meningkatkan minat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

5.) Evaluasi dan Rekomendasi

a).Kegiatan BBTF 2021 telah berjalan lancar dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan selama masa pandemi.

b).Banyaknya seller yang antusias berpartisipasi secara offline menandakan bahwa kegiatan ini sudah lama dinantikan setelah 1,5 tahun dilanda pandemi,sehingga diharapkan melalui kegiatan ini para pelaku pariwisata, baik di Bali maupun propinsi lainnya, dapat mempromosikan kembali pariwisata Indonesia dikancah nasional maupun internasional dan siap untuk menerima wisatawan kembali

c).Untuk aktivitas virtual PSA, beberapa seller menginformasikan masih terdapat beberapa online appointment buyers yang tidak hadir di waktu yang telah ditentukan. Untuk itu diperlukan adanya time keeper atau reminder system untuk online buyer sehingga dapat hadir tepat pada waktunya.

d). Dukungan kembali untuk penyelenggaraan BBTF 2022

Ditulis oleh Dody Yogiawan

Tinggalkan Balasan